Tausiyah

Silahkan antum masukan tausiyah singkat di halaman ini, tulisan yang terlalu panjang akan kami pindahkan ke kategori tertentu di halaman depan. Semoga Alloh membalas semua aktifitas kita dengan pahala yang berlipat ganda, dan menjadikanya bekal untuk kehidupan yang kekal di akhirat kelak.

“Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”

Komentar
  1. - khizr - mengatakan:

    Saat kita merasa Allah terlalu ga peduli karena Allah belum juga menjawab doa kita, itu bukan berarti Allah tidak menyayangi kita. Justru Allah sangat sayang kepada kita, Ia sangat senang melihat hambaNya yang terus merintih, menangis di hadapanNya dan ingin tetap melihat hambaNya seperti tiu. Bukan Ia tak sayang, tapi karena Ia tahu kita akan berhenti menangis jika doa kita dikabulkanNya. Dan Ia tak lagi melihat kita menangis, bahkan kemudian Ia terlupakan. Mungkin juga karena ada yang menghalangi doa kita…dosa. Mungkin banyak sekali dosa yang kita perbuat, mungkin banyak hak Allah yang kita abaikan, bukankah tak ada dosa kecil jika berulang? Maka perbanyaklah beristighfar, bertaubat dan memohon ampunanNya. Semoga Ia mengampuni dan dan menghapus dosa kita. Beristighfarlah sebanyak-banyaknya, kapanpun dan dimanapun, karena kita tak thu kapan ampunan dan pertolongan Allah akan turun.

    La tahzan

  2. waktu mengatakan:

    Waktu terus berjalan. Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, tanyalah pada murid yang gagal kelas. Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur. Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu. Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang. Agar tahu pentingnya waktu SEDETIK, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan. Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada peraih medali perak Olimpiade. gunakanlah waktu sebaik baiknya..

  3. purnama mengatakan:

    Serulah (manusia ) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik pula. ( Q.S. An Nahl : 125 )

    Kerja keras, ketekunan, keyakinan dan pengorbanan adalah sahabat-sahabat yang harus di rangkul agar perjalanan mencapai puncak sampai dengan penuh makna. Sabar dan ikhlas adalah sahabat kembar yang menjadi bahan bakar saat jiwa sudah mulai turun energinya.

    Teruslah berjuang, Saudaraku. Demi sebuah azzam yang dipancangkan untuk meraih ridho Ilahi Robbi.

  4. saiful mengatakan:

    waktu, ia adalah sahabat yang selalu hadir dan tidak pernah meninggalkan kita. ia adalah batas ladang amal kita yang sesungguhnya. kemauan kuat kita akan sering terbatasi oleh waktu. sedemikian kejamkah waktu?
    atau kita yang tidak peduli pada kita sendiri. kita terus berpacu memenuhi target program kita dan tidak perhatian pada kita. bahkan, urusan pribadi kita lenyapkan dari kegiatan kita. walaupun, mengerjakan urusan pribadi dengan meniggalkan amanah buka hal yang dibenarkan.
    maka, jangan pernah mengisi waktu dengan kecewa. cukuplah kegagalan menjadi ‘lampu jalan’ dalam meneruskan perjuangan. dan perhatikanlah batas amal kita. jangan sampai waktu yang tersedia kita langgar sehingga ada yang lain yang terzhalimi. wallahu a’lam.

  5. Arif "'Izzuddin" mengatakan:

    TOTALITAS dalam mengerjakan tugas-tugas penting dan beban yang diberikan oleh dakwah kepada setiap da’i, sekalipun terasa berat atau bertentangan dengan keinginan pribadi. Setiap da’i harus berusaha keras dan bersabar saat mengatasi rintangan dan menghadapi kesulitan yang timbul ketika melaksanakan tugas dakwah.

    Seorang da’i yang berkomitmen dan teguh dalam berdakwah, tidak akan keluar dari barisan dakwah sebesar apapun permasalahan yang dihadapi dan perbedaan pendapat yang terjadi diantara seorang da’i dengan saudara-saudara seperjuangannya atau seorang da’i dengan qiyadah dakwah.

    Jika ada 1000 orang yang berjihad di jalan Allah, maka satu diantaranya adalah diriku.
    Jika ada 100 orang yang berjihad di jalan Allah, maka satu diantaranya adalah diriku.
    Jika ada 10 orang yang berjihad di jalan Allah, maka satu diantaranya adalah diriku.
    Jika hanya ada satu orang yang berjihad di jalan Allah, maka itulah aku.
    Dan jika tidak ada lagi yang berjihad di jalan Allah, maka aku telah SYAHID…
    Allohu Akbar….Allohu Akbar….Allohu Akbar….!!!!!!!

  6. Malcolm mengatakan:

    Kita…
    kita lupa akan neraka
    lembayung panas melingkar
    membelalakkan bola-bola mata

    Kita…
    kita lupa akan neraka
    seakan surga begitu mudah
    dirangkul

  7. Mahatma Ghandi mengatakan:

    bumi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap orang, tetapi tidak untuk mereka yang rakus (koruptor)

  8. purnama mengatakan:

    apapun peran yang diamanahkan, adalah sebuah kesempatan yang harus dipertanggungjawabkan. jadilah meterial-material bangunan da’wah yang saling menguatkan. ingatlah!!! tidak ada peran yang tidak berarti. semua akan memberikan warna tersendiri bagi perjalanan da’wah ini. sukses tidaknya da’wah ini ditentukan oleh kesungguhan kita dalam bekerja.

  9. eL-Ka mengatakan:

    Berada dalam kafilah da’wah memang tak luput dari lelah
    tapi bukan berarti kita harus menyerah
    Berada dalam kafilah da’wah memang sering membuat kita terengah-engah
    tapi bukan berarti kita harus bertambah lemah

    Keadaan terkadang tak seindah angan dan fikir kita
    Terkadang realita yang ada mengajarkan kita untuk
    lebih dewasa, bijak dan cerdas
    Karena da’wah mengajarkan kita akan realita kehidupan nyata
    Karena kita adalah da’i yang hidup di tengah manusia.

  10. vivfee mengatakan:

    apa artinya kesibukan kita dalam jalan dakwah
    jika ternyata karena kelelahan kita menjadi lemah
    apa artinya kesibukan kita di jalan dakwah
    jika ternyata segala rutinitas yang ada hanyalah langkah yang goyah
    apa artinya kesibukan kita
    jika ternyata kepekaan kita terhadap saudara kita tak tertata
    saudaraku…hari ini saja…sudah berapa hati yang telah kau singgahi?
    kesibukan jangan jadikan sebuah alasan
    untuk tidak saling emmeperhatikan…..

    especially for saudaraku…ikhwah di IPB…dimana pun berada…tetep semangat!!!
    jalani amanah dan ibadah….tak lupa jaga kuliah dan ruhiyah…ok!!!

  11. eL-Ka mengatakan:

    Ukhuwah adalah degup penuh makna
    yang mengalir indah bersama aliran darah
    Berawankan keistiqomahan
    yang tiap tetesnya mampu menelusup jernih menembus KARANG PRASANGKA
    dalam HATI
    yang puncaknya berbuah keitsaran…
    Keep Istiqomah Ikhwah fillah…..

    -kutipan-

  12. yasir mengatakan:

    Teringat akan waktu yang terbatas
    Banyak hal yang harus kita lakukan namun betapa terbatas waktu yang kita miliki. Banyak urusan yang harus diselesaikan akan tetapi sungguh sedikit waktu yang tersedia.

    Waktu kita memang terbatas. Usia 10, 20, 30, 40 atau 100 bukanlah waktu yang lama dibandingkan dengan urusan kita.

    Oleh sebab itu, menghitung amal untuk bekal di akhirat lebih penting lagi daripada menghitung waktu kita yang hilang karena perbuatan sia-sia. Jangan sisakan waktu untuk memikirkan sesuatu yang tidak mendekatkan kepada-Nya. Waktu kita adalah berkah dan rezeki yang harus senantiasa digunakan untuk satu tujuan yakni pengabadian kepada Allah SWT.

    Pengabdian berupa ibadah langsung sesuai dengan tuntutan Rasulullah dan mewujudkan kekhalifahan Allah di muka bumi.

  13. purnama mengatakan:

    dakwah ini tidak mengenal sikap ganda. ia hanya mengenal satu sikap totalitas. siapa yang bersedia untuk itu, maka ia harus hidup bersama dakwah dan dakwah pun melebur dalam dirinya. sebaliknya, barangsiapa yang lemah dalam memikul beban ini, ia terhalang dari pahala besar mujahid dan tertinggal bersama orang-orang yang duduk-duduk. lalu Allah swt. akan mengganti mereka dengan generasi lain yang lebih baik dan sanggup memikul beban dakwah ini.

  14. Akhwat mengatakan:

    Rasulullah bersabda,” Agama Islam itu nasihat/kesetiaan.”
    Kemudian ditanyakan,” Kepada siapa yaa Rasulullah?”
    Rasulullah menjawab,” Untuk Allah, Rasul-Nya, para pemimpin kaum Muslim dan rakyat mereka.”
    (HR. Bukhari)

  15. RuhulJadid mengatakan:

    Kalau Dakwah itu jalan yang panjang, jangan pernah berhenti untuk temukan ujungnya, Sedangkan kalau dakwah itu jalan yang berat, maka janganlah meminta untuk menjadikannya ringan,, tapi mitalah bahu yang kuat.

  16. ayra mengatakan:

    dakwah tidak membutuhkan kita..sebaliknya, kita yang membutuhkan dakwah.
    Kata2 ini sudah dijejali ke dalam pikiranku sejak SMA.
    Hanya sekedar mampir di otak, namun tak ada satu makna mendalam yang kupahami..

    Namun, seiring berjalannya waktu..
    saat diri ini menjadi bagian dari komunitas dakwah…
    aku baru menyadari, bahwa dakwahlah yang membuat kita tetap berada dijalanNYA..
    bahwa dakwahlah yang membuat kita terselamatkan dari murkaNYA.
    Tanpa adanya kita, dakwah akan terus berjalan..krn 4JJI akan mendatangkan generasi yang lebih baik untuk menggantikan posisi kita..

  17. mepan mengatakan:

    Di sekitar kita telah bertebaran wanita-wanita yang memakai pakaian, tapi telanjang. Aurat mereka dipertontonkan dan banyak terjadi perzinaan. Peristiwa tersebut meruapakan tanda-tanda hari kiamat yang telah terjadi da sedang kita alami. Buku menjelaskan 21 tanda kecil dan 40 tanda sedang yang lain. Penulis dengan penuh kejelian membagi tanda-tanda sedang antara yang sudah terjadi, namun masih mungkin berulang, tanda yang sedang kita alami, dan tanda yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Semua tanda tersebut menandakan kiamat sudah dekat.

  18. KAMMI Polban mengatakan:

    “Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu” (HR. Al-Bukhari)

  19. Ah_watt mengatakan:

    “Keutamaan tarawih di bulan Ramadhan,Rasulullah saw bersabda:’Pada malam ke-13,ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kabarkan.Pada malam ke-14,para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya bahwa ia telah melakukan sholat tarawih maka Alloh swt tidak akan menghisabnya pada hari kiamat.Pada malam ke-15,ia didoakan oleh para malaikat dan para pemikul arsy&kursi’”.(Ali bin Abi Thalib)

    Selamat Menunaikan Ibadah RAMADHAN.
    Semoga semua amal kebaikan kita diterima oleh ALLOH SWT.
    Segala amal keburukan kita diampuni oleh ALLOH SWT.
    Mohon MAAF lahir&batin

  20. rie mengatakan:

    Hari ni krisis ekonomi amerika tlah mengikis satu demi satu kejayaan barat yang penuh dengan kebohongan dan kenikmatan sesaat. hal ni membuktikan bahwa peradaban barat tidak layak untuk kita teladani….
    Marilah ikhwah smua kita desain peradaban islam yang kita yakini dengan sejaranya. teladan terbaik yang telah Rasulullah contohkan kpd kita, umat manusia seluruh dunia. hal ni akan mjadi bukti yang nyata bahwasanya islam ‘mutlak’ yang akan memberikan keadilan dan kesejahtera bagi umatnya. indonesia khususnya mari kita doakan smoga RUU APP segera terlegalisasi agar umat kita tidak hancur dengan kebodohan kenimatan dunia yang penuh dengan kebohongan. smga Allah meridhoi langkah kaki kita.amin>

  21. TernTriathe mengatakan:

    Very interesting blog. Are you trying to be with my centered exchange Wanna joke?) Where do you find a no legged dog? Right where you left him.

  22. erik mengatakan:

    Palestina adalah sebuah tragedi

    Tragedi layar lebar

    Yang memperoleh award dengan penonton buta yang terbanyak

    Wow… mengagumkan

    Intifadhah, sebuah kisah perjuangan klasik rakyat palestina

    Memperoleh sejengkal tanah suci Al Quds,

  23. Fariz_ZK mengatakan:

    Pohon Apel Tua

    Alkisah hiduplah sebatang pohon apel.
    Seorang anak laki-laki gemar datang dan bermain di sekitarnya, setiap hari. Ia gemar memanjati sampai puncaknya, menikmati kelezatan buahnya, rehat di balik batangnya. Ia mencintai pohon apel tua itu dan sang pohon pun senang bermain dengannya.
    Waktu berlalu… dan bocah itu kini telah dewasa dan tak lagi bermain di sekitar pohon itu lagi.
    Pada suatu hari, si bocah tampak kembali kepada sang pohon, dan ia kelihatan sedih.
    ”Saya bukan lagi anak-anak, saya tidak lagi bermain di sekeliling pohon. Saya ingin mainan. Saya butuh uang untuk membelinya.”
    ”Maaf, aku tidak memilikinya, tapi kamu dapat memetik semua apel ku dan menjualnya. Maka, kau akan mendapatkan uang.”
    Anak itu begitu senangnya. Ia petik semua apel dari pohon itu dan meningalkannya dengan suka cita. Anak itu tidak pernah lagi kembali setelah memetik semua apel. Sang pohon pun bersedih.
    Suatu hari, si anak kembali lagi, dan betapa senangnya si pohon apel.
    ”Ayo, bermainlah dengan saya,” kata si pohon.
    ”Saya tak punya waktu untuk bermain. Saya harus mencari nafkah untuk keluagaku. Kami perlu sebuah rumah untuk berteduh. Bisakah kau menolongku?”
    ”Maaf saya tidak memiliki rumah, tapi kau bisa memangkas batang-batang ku untuk nmembangun rumahmu.”
    Maka si anak lelaki itu menebangi semua batang pohon apel itu dan meninggalkannya dengan rasa bahagia. Pohon itu bahagia melihatnya tampak bahagia, tapi si anak itu tak pernah kembali lagi. Pohon itu kembali kesepian, dan bersedih hati kembali.
    Pada suatu hari yang panas, si anak kembali dan pohon itu sungguh senang.
    ”Datanglah dan mari bermain denganku!” kata si pohon.
    ”Saya sedang duka dan mulai tua. Saya ingin pergi berlayar untuk bersantai. Bisakah kau memberiku sebual kapal?”
    ”Pakailah dahan ku untuk membuat perahumu. Kau dapat berlayar jauh dan bersenang-senang.”
    Maka si anak lantas memotong dahan untuk membuat perahu. Lalu pergi berlayar dan tak pernah menampakkan diri untuk waktu yang lama.
    Akhirnya, si anak kembali setelah pergi bertahun-tahun.
    ”Maaf, anakku. Tapi kini tak lagi ada sesuatu pun padaku yang dapat ku berikan lagi untukmu,” kata si pohon apel itu dengan bersedih.
    ”Saya toh tak lagi punya gigi untuk mengunyah, ” jawab si anak.
    ”Tak ada lagi dahan yang dapat kau panjati.”
    ”Saya terlalu tua untuk itu sekarang,” kata si anak lagi.
    ”Saya sungguh tak memiliki apapun lagi untukmu….. yang tertinggal kini hanyalah akar tau ku yang mulai mati,” kata si pohon dengan berlinang air mata.
    ”Saya tak perlu banyak sekarang, tempat untuk beristirahat. Saya telah lelah untuk semuanya akhir-akhir ini,” kata si anak.
    ”Bagus ! Akar tua pepohonan adalah tempat terbaik untuk bersandar dan beristirahat. Mari, duduklah bersamaku dan beristirahatlah.”
    Anak itu pun duduklah dan pohon sangat gembira dan tersenyum sembil berurai air mata….

    Ini adalah kisah setiap orang. Si pohon adalah orangtua kita. Saat kita masih muda, kita senang bermain dengan ayah dan bunda….. ketika kita dewasa, kita tinggalkan mereka…… dan hanya datang saat butuh bantuan.

    Apapun, orangtua akan selalu disana dan memberi segalanya unutk membuatmu bahagia. Mungkin Kalian akan berpikir betapa kejamnya si anak terhadap pohon, tapi begitulah cara kita semua memperlakukan orangtua kita.

  24. Opi mengatakan:

    Selasa, 02 Juni 2009
    LOVE in ISTIKHARAH
    CERPENKU

    Jakarta, 11 Maret ’07

    Senyumku simpul hari ini, padahal kemarin aku baru saja patah hati.
    Saat kesedihan menderaku, tiba-tiba aku ingat dia. Melihat fotonya wajahku bersemu. Mungkin juga jika orang melihatku wajahku merona merah.
    Mizuardi, nama yang singkat. Kami berkenalan melalui SMS, pada saat calonku yang tidak jadi dilampung SMS melalui Hpnya Zuar (panggilan akrabku kepadanya). Dari semenjak itu kita jadi dekat n akrab komunikasi. Udah 6 bulan pula kita berkenalan.
    Senyum bahagiaku dalam hatiku, teringat aku seminggu yang lalu saat perasaan ini belum hadir, kami ber SMS ria, tengah malam. Bercerita kisah dan kejadian tentang hari ini seperti biasanya. Tertawa cekikikan sendirian di kamarku membaca SMSnya, pada saat orang lain sedang terlelap tidur. Kukatakan padanya aku sdg menyukai se2orang, namun belum kuat rasa ini, karena rasa ketidak percayaan diriku. Seperti biasanya pula dia menyemangatiku. Entah dari mana keinginan/niat ini hadir, aku mengajaknya mendirikan shalat malam. “Shalat Istikharah yuk Zuar.” Dia bilang “shalat istikharah kan untuk pilihan, na?” “saat ini gw belum ada pilihan”. Aku katakan “Untuk pilihan apa aja Zuar, ga harus masalah Jodoh, atau bisa juga dengan shalat hajat untuk permintaan apa aja Zuar. Ayo Zuar semangat !!!!”
    Diapun berkata, Qta shalat hajat aja yuk na, kalo pi bilang iya, skarang jg gw ambil wudhu..!”
    Lalu ku jawab “Iya” tapi tetap kudirikan shalat istikharah.
    Entah kenapa, dalam Istikharahku 3 orang hadir membayangiku, dan mungkin ini termasuk salah satu rencanaNYA. Zuarpun hadir membayangiku.
    Kupanjat Doa : “Ya ALLAH, mohon ridhoMU untuk beribadah kepadaMU melalui izinMU dengan pernikahan. Ya ROBB, karena cahayaMU, maka berikanlah cintaMU kepada kami. Jika memang diantara mereka layak untukku. Izinkan aku tetap memegang teguh keimananku, ikatkan tali pernikahan dengan ridhoMU, dan jauhkanlah hamba dari segala kesesatan. Dekatkanlah hamba dengan jodoh, dan kuatkanlah keimanan diantara kami, luruskan jalan, menuju jalan yang ENGKAU ridhoi. Berikanlah hamba seorang Imam untukku, untuk orang tuaku, untuk keluargaku, dan untuk anak-anakku kelak. Yang kan hamba persembahkan hadiah terindah untukMU Ya ROBB. Ya ROBB, terangilah niatku dengan cahayaMU. Amin.
    Setelah kami sholat, Zuar SMS mengabariku bahwa ia telah selesai shalat hajat. Aku tersenyum terharu, ketika ia berkata : “Karena Usna, gw termotivasi untuk mendirikan sholat. Saat doa tadi, gw ingat Usna”.

    Mungkinkah melalui skenario ini ALLAH mengikatkan silaturahmi, lalu menanamkan cahaya cinta kepada kami ? Dan kemarin aku bercerita kepada Zuar, tentang hari Sabtu kelabu yang menjemukan. Dia menyemangatiku dengan nasehat2nya. Kulihat kembali fotonya. Hatiku berdebar, sampe akhir kukatakan padanya : “Semangat yah Zuar, sapa tau Qta berjodoh. Ana uhibbuka fillah ya Akhi (Aku sayang padamu karena ALLAH, saudaraku).

    Tapi kalimat terakhirku mengatakan padanya : “Takan lari gunung dikejar Zuar, kecuali gunungnya yang ngejar qta, baru qta lari” :-D
    Dia tertawa di SMS.

    Ya ROBB, ENGKAUlah yang hamba tuju. DariMUlah karunia tercipta. Berkahilah teman-temanku tercinta. Sgala kisahku dan sgala kegundahan hatiku hanya ENGKAUlah yang Maha tau. Wallahualam bishawab. Amin

    bY ; oPI

  25. adi puja kesuma mengatakan:

    sungguh tausiyah yang berkualitas dan berbobot.

  26. adi puja kesuma mengatakan:

    dakwah adalah sebuah keniscayaan,karena dakwah adalah sebuah kewajiban bagi seorang muslim, di manapun kita maka berdakwahlah.
    Brafo LDK an-najm binhus.

  27. ragiel_boyz mengatakan:

    ketika engkau merasa dlm ksendirian dlm berdakwah
    yakinlah bahwa ikhwah lain pun ada yang merasakan hal itu,
    ketika engkau hampir berputus asa karena beban da’wah,
    yakinlah bahwa ikhwah lain memikul beban yang lebih berat dari kita,

    karena……………….
    kita dilahirkan untuk mengambil beban yang berat itu….
    karena……………….
    umat terbaik bukanlah umat yang hanya ingin mengambil beban yang biasa-biasa saja.
    jika engkau lepas dari jalan da’wah ini……..
    pastilah akan ada generasi lain yang lebih siap meneruskan rislah ini………………
    karena……………….
    agama ini telah terjaga kemurniannya……………

  28. ima mengatakan:

    pemenang kehidupan:
    orang yg tetap SEJUK di tempat yg PANAS,
    orang yg tetap MANIS di masalah yg begitu PAHIT
    orang yg tetap merasa KECIL meskipun telah menjdai BESAR
    orang yang tetao TENANg di tengah badai yg HEBAT
    serta tetap mengandalkan ALLAH SWT dalam segala perkaranya

  29. Opi mengatakan:

    Bogor, 24 Februari 2010

    Aku bertahan…
    Kadang terasa menyesak…
    Melihatmu…runtuh ketegaran dan memakimu dalam bayangan.
    Saat memandangnya….hatiku bergetar,…. damai…

    Aku ingin mencinta, hanya dalam bahagia
    Tak ingin bahagia ternoda oleh duka…
    Ingin selalu tersenyum….melihatnya mencinta…
    …..kini….tak dapat kuartikan senyum dihati,
    kala nyeri meradang….

    Gerimis hati melihatmu…melangkah bersama kedepan padanya…
    Luka hati teramat….ktika sadari…
    Bersandar padanya…aku bahagia…
    Hatiku memohon……
    Jangan jadikanku pilihan….,
    Tapi biarkan ku memilih…
    Memilih cinta yang tepat…
    Disaat waktu yang tepat…!

    Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. Ali ‘Imran : 159)

  30. wahyu mengatakan:

    SaudaraQ filllah,
    jangan sia-siakan hidup antum untuk mencari dunia saja, ingatlah surga itu mahal…
    berjuanglah untuk meraih surga…
    Setiap detik-waktu itu sangat berguna jangan sia-siakan untuk bersantai…
    SEGERA… KITA BERGERAK..ALLAHU AKBAR!

  31. Angin mengatakan:

    Jangan tunggu sampai tiba waktu yg plg tepat untk amal yg bisa antum krjakan skrg, krna tak pernah ada waktu yg tepat untk seorang penunggu.
    Slm ukhuwah dr kaltim.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s