Pentingnya Ukhuwah dalam Organisasi Dakwah

Posted: Januari 27, 2011 in Hikmah

Oleh : Ferry Aldina

Ketua Dept. Pengembangan Masyarakat masa jihad 2010-2011

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” QS Ar-Ruum : 41

Pernahkah kita berpikir kenapa bangsa ini terus menerus ditimpa bencana, terus menerus mendapat ujian dari Allah, dan terus menerus mendapatkan berbagai masalah dari berbagai arah. Adakah orang yang berpikir bahwa segala bentuk permasalahan ini berasal dari diri kita sendiri (manusia)? Apakah ada sebagian orang mengemukakan kritikan dengan solusi yang cerdas? Sungguh, kita harus introspeksi diri sebelum menjudge salah orang lain. Berdasarkan firman Allah surat Ar-Ruum : 41 memang sudah jelas penyebab kerusakan yang terjadi dimuka bumi ini adalah tidak lain dari perbuatan manusia itu sendiri. Perbuatan negatf  yang berdampak negatif pula bahkan dirasakan oleh banyak orang.

Kita tidak bisa menolak sesuatu yang sudah menjadi ketentuanNya, misalkan bencana alam atau masalah lainnya. Justru ketika kita mendapatkan masalah yaitu berpikir bagaimana masalah itu teratasi dan tidak menyebarluas pengaruh buruknya.

Dalam dunia pemerintahan, kita mengapresiasi kinerja menteri yang berhasil mencapai targetannya (seperti menteri pariwisata yang melampaui target wisatawan sebanyak tujuh juta lebih wisatawan di tahun 2010). Akan tetapi yang ditakutkan adalah kita hanya berprestasi dalam satu sektor saja dan tidak diikuti oleh sektor lainnya. Disinilah pentingnya ukhuwah atau persatuan tiap staf pemerintahan yang inti dari semua pembagian kerja adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Begitu juga dalam suatu organisasi dan apalagi organisasi dakwah. Ukhuwah adalah modal penting dalam bergerak, ukhuwah merupakan landasan bagi setiap orang yang menginginkan keberhasilan. Orang-orang yang paham dengan mendalam maknadari ukhuwah, mereka tidak akan mementingkan ego pribadi dan tujuan pribadi-ketika tujuan untuk orang lain memag sangat diutamakan-sehingga tujuan organisasi-khususnya organisasi dakwah akan segera tercapai. Orang-orang yang dibekali dengan modal ukhuwah akan bersikeras menghabiskan hidupnya hanya untuk orang lain (itsar), yang merupakan puncak dari rukun  ukhuwah. Kita sadari kita belum mencapai puncak ukhuwah tetapi kita yakin bahwa kita berada di jalur yang menuju kesana. Ketika orang-orang yang bekerja didalam suatu organisasi mementingkan ukhuwah dan tidak menganggap remeh ukhuwah maka kokohlah suatu organisasi tersebut. Konsekuensi dari keimanan adalah tiada ukhuwah tanpa keimanan dan tiada keimanan yang sempurna tanpa ukhuwah, sebagaimana tiada persahabatan sejati tanpa ketakwaan dan tiada takwa tanpa persahabatan.

Dalam targetan minimalnya, organisasi itu dapat menimbulkan rasa kasih sayang antar sesama anggota dan tolong menolong layaknya saudara kandung ketika kita dibutuhkan oleh saudara kita maka kita lah menjadi penolongnya.

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi .”penolong sebagian yang lain.” (at-Taubah : 71)

Dari Abu Malik al-Asy’ari ra. Ia berkata, Sesungguhnya, Rasulullah saw. bersabda “Sesungguhnya di kalangan hamba-hamba Allah ada beberapa orang yang bukan para nabi dan syuhada, tetapi para nabi dan syuhada menginginkan kedudukan yang diberikan oleh Allah kepada mereka. “Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, kabarkanlah kepada kami, siapakah mereka itu?” Rasulullah saw. bersabda, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, bukan karena hubungan kekerabatan diantara mereka. Juga bukan karena harta yang saling mereka berikan. Demi Allah, wajah mereka adalah (seperti) cahaya dan mereka berada diatas cahaya. Mereka tidak merasa takut tatkala manusia ketakutan dan tidak bersedih hati tatkala manusia bersdih hati. Kemudian Rasulullah saw. membaca (ayat), “Ingatlah, sesungguhnya, wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.’” (Yunus:62)” H.R Ahmad:5/343

Jadi, sangatlah penting ukhuwah dalam menciptaka organisasi yang solid dalam mencapai tujuannya untuk kemaslahatan umat.

Inilah saatnya merenungi sejenak apakah kita sudah solid dalam bergerak? Apakah kita sudah dalam track menuju itsar? Sungguh ini sebuah cambuk kecil untuk memikirkan ulang dalam merekatkan kembali ukhuwah dan jikalau sudah dalam tingkatan ukhuwah yang kuat dalam suatu organisasi, maka mudah-mudaha kita merasakan nikmatnya iman dan nikmatnya islam untuk disebarkan ke semua orang. Wallahu’alam bis shawab

 

 

Komentar
  1. Moh. Zaifu Arifin. Hb mengatakan:

    Afwan. Artikelnya ane kopi ya……….!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s