Poros Alternatif

Mei 13, 2009

16 mei tinggal beberapa jam lagi kawan. Secara normatif semua isu telah kita bawakan. Masalahnya sekarang, apakah kita terjebak dengan klaim yang sedang meradang di luar? Gerakan mahasiswa di tunggangi elit parpol seperti yang telah di sampaikan oleh akh Ramlan Nugraha.

Cuma bahasa saja yang membedakan itu semua. Di tunggangi, bagi saya itu masa bodoh, yang terpenting apa yang terbaik untuk ummat dan bangsa ini.

Poros alternatif, sepertinya layak kita perbincangkan. SBY-Boediono, JK-Wiranto, Megawati-????, selanjutnya poros Alternatif, HNW-Ryamizard kayaknya bagus.

Kenapa Ryamizard? Logika kepemimpinan negara kita adalah kalaborasi antara sipil-militer atau sebaliknya, neolib-kerakyatan, dan kanan-militer atau kiri-nasionalis. Silahkan tafsirkan sendiri.

Wallahu’alam.


MUSKOM VIII KAMMI POLBAN telah usai..

Mei 6, 2009

Bertempat di Masjid Al-Murabbi Setrasari, Muskom VIII KAMMI POLBAN (dari dulu nama ini dipermasalahkan) tepatnya tanggal 1-2 Mei 2009, bertepatan pula dengan Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional. Subhanallah, perjuangan yang tak kenal lelah akhirnya memutuskan dan menetapkan pilihan kepada Akhina Dynar Hermansyah (MA/07) sebagai Qiyadah KAMMI masa jihad 2009/2010. Tetap istiqamah menjalankan amanah dakwah yang makin terjal ini, Innallahama’ana..

 (Q.S. Muhammad:7)


Pemilu 2009

Februari 12, 2009

Dalam beberapa kesempatan, ada beberapa calon presiden Indonesia yang di gulirkan ke hadapan publik, sebut saja SBY, Megawati, Prabowo, Wiranto, Sultan Jogja dan lainnya. Berbagai macam iklan di gulirkan untuk menarik suara rakyat Indonesia. Berbagai tingkah dimainkan untuk memancing perhatian publik. Di tengah kondisi rakyat yang sedang kelaparan, dipaksakanlah tontonan itu kepada rakyat agar untuk sementara waktu ada ganjalan lapar.
Pastinya, beberapa nama di atas menurut sudah tidak layak lagi untuk memimpin Indonesia. Bahkan lebih cocok menimang cucu-cucu mereka. Semangat sudah tak muda lagi, tidak ada sesuatu yang progresif dan revolusioner dari kebijakan mereka nantinya.
Ummat Islam sebagai pewaris sah bangsa ini, sudah selayaknya memunculkan kepemimpinan alternatif untuk memimpin diri mereka sendiri. Persatuan dikalangan ummat Islam sangat diperlukan.
Suara ummat Islam harus berada dalam satu suara. Hal ii bukan merupakan hal yang mustahil semua bisa terwujud dengan kesadaran bersama.
Wallahu’alam.


Diskusi Pengolahan Sampah

Februari 5, 2009

ﻪﺗﺎﮐﺭﺑﻭﷲﺍﺔﻣﺤﺭﻭﻡﻛﻳﻟﻋﻡﻼﺳﻟﺃ

Insya Allah KAMMI POLBAN akan mengadakan Diskusi antara Dosen, Mahasiswa, dan Tokoh Masyarakat dengan tema:

“PERANAN CIVITAS AKADEMIKA  DALAM PENANGGULANGAN SAMPAH”

Pembicara:  Ust. Taufikurrahman (Aktivis Greenpeace Kota Bandung)

                        Ir. Emma Hermawati, MT (Dosen Jurusan Teknik Kimia)

Hari, Tanggal: Jum’at, 06 Februari 2009

Waktu: Pkl. 16:00 – selesai

Tempat: Lantai utama Masjid Lukmanul Hakim POLBAN

Mengundang:

13 Kahim POLBAN, Ketua BEM POLBAN, Ketua UKM ASSALAM, Kepala Desa Ciwaruga, PD3 dan PD4 POLBAN.

Wassalam.

CP: Akh Rusda-Tekim ‘08 (085692041595)


Hari Ke-12 Serangan Zionis, 700 Gugur 3100 Luka

Januari 8, 2009

Jumlah korban terus meningkat dalam serangan berkelanjutan yang dilakukan militer Zionis Israel. Memasuki hari ke-12, Rabu (07/01), jumlah korban meninggal mencapai 700 syuhada dan 3100 lainnya luka-luka, separohnya adalah wanita dan anak-anak.

Direktur Pelayanan Ambulan dan Gawat Darurat Departemen Kesehatan Palestina, Dr. Muawiyah Husnain, mengatakan bahwa jumlah korban meninggal sesuai data yang masuk mencapai 700 syuhada, separohnya wanita dan anak-anak. Jumlah korban luka juga meningkat mencapai lebih 3100 orang, sekitar 450 di antaranya dalam kondisi sangat kritis. Jumlah korban meninggal dari anak-anak mencapai 230 dan dari kalangan wanita mencapai 100.

Israel memfokuskan serangan udara, darat dan laut ke rumah-rumah warga sipil Palestina dan sekolah-sekolah milik PBB yang menampung ratusan orang Palestina yang lari meninggalkan rumah-rumah mereka yang hancur akibat bombardemen Israel. Dalam sehari kemarin saja, lebih dari 135 warga Palestina gugur.

Pasukan militer Zionis Israel meningkatkan aksi pembantaiannya terhadap warga sipil Palestina setelah gagal menundukkan perlawanan dan mengalami kerugian dalam melancarkan agresi di timur dan utara Jalur Gaza.

Menteri Kesehatan Palestina Dr. Baseem Naeem sebelumnya telah menegaskan bahwa korban pembantaian terbuka yang dilakukan Zionis Israel di Jalur Gaza sejak hari Sabtu (27/12), terus bertambah banyak. Terlebih ada ratusan korban luka yang dalam kondisi kritis dan puluhan lainnya masih di bawah puing-puing reruntuhan.

Naeen menegaskan persediaan obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya sangat kurang untuk menghadapi kondisi darurat ini. Dia mengungakapkan ada 105 jenis obat-obatan utama yang stoknya nol, 225 kebutuhan medis lainnya stoknya juga nol. Sementara itu 93 bahan khusus laboratoriam stoknya juga nol.

Naeem mengatakan 50% mobil ambulan tidak bisa beroperasi karena tidak ada gas dan bahan bakar akibat blockade. Saat ini juga sangat dibutuhkan pembangkit listrik. Naeem menegaskan semua itu sudah terjadi sejak sebelum pembantaian yang dimulai Israel Sabtu lalu dan akibat blockade Israel.

Dia menyatakan pasukan penjajah Zionis Israel tidak hanya menggempur isntitusi-institusi dan gedung-gedung namun mulai mengempur fasilitas-fasilits sipil dan rumah-rumah warga. Ada puluhan peringatan untuk mengosongkan rumah dan ancaman kepada para penghuninya akan dihancurkan di atas kepala mereka. Dia meminta pengiriman tim medis Arab dan rumah sakit-rumah sakit lapangan untuk membantu pengobatan korban luka di saat-saat korban tiba. Dia mengimbau Negara-negara Arab untuk mengirim obat-obatan dan kebutuhan medis secepatnya dan mengganti kekurangan mobil ambulan dengan mengirim mobil ambulan yang siap beroperasi.

Pihak Mesir sendiri tetap menolak membuka pintu gerbang Rafah untuk pengiriman obat-obatan, peralatan medis serta tim medisnya ke Jalur Gaza. Mesir hanya mengizinkan pengiriman korban ke gerbang Rafah untuk kemudian diangkut ke Mesir atau Negara Arab lainnya.

Mengenai pengiriman korban luka melalui gerbag Rafah ke Mesir, Naeem mengatakan, “Ada kesulitan membawa korban ke luar Jalur Gaza. Padahal ada banyak korban luka yang sangat serius. Apapun upaya membawa korban dengan tidak aman justru membuat hidup mereka terancam bahaya. Kami masih ingat meninggalnya 6 korban luka di Arisy terakhir.”

Dia mengatakan, “Kami siap membawa korban luka kapan kondisi mereka stabil.” Dia menegaskan bahwa pemerintah Haniyah sudah meminta mobil ambulan Mesir masuk ke Gaza untuk mengevakuasi korban namun mereka menolak dengan alasan politik. Naeem mengatakan, “Siapa yang ingin membantu rakyat Palestina dalam ujian ini maka harus memudahkan sampainya tim dokter dan rumah sakit lapangan masuk secepatnya pada saat-saat sulit di Jalur Gaza.”

Menurutnya, sudah ada ratusan dokter Arab yang menunjukkan kesiapan mereka untuk masuk ke Jalur Gaza. Sebagian mereka sudah bermalam di sisi perbatasan Mesir dari gerbang Rafah berharap bisa masuk. Namun otoritas Mesir menahan mereka.

Dia menambahkan, bahkan tim medis dari departemen kesehatan Palestina sudah berada di sisi Jalur Gaza dari gerbang Rfah sejak pagi untuk menerima bantuan medis Arab, namun otoritas Mesir tidak mengizinkan mereka masuk hingga saat ini.

Naeen mengucapkan terima kasih kepada Negara-negara yang sudah membantu seperti Qatar, Arab Saudi dan Libia. Namun pihaknya kembali meminta Mesir mempermudah masuknya bantuan ini dan membuka gerbang untuk masuk tim tim medis ke Jalur Gaza.(Infplstn)
(sabili.com)


Untuk Palestina

Desember 31, 2008

Hampir satu minggu agresi biadab yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina. Agresi yang paling parah selama 60 tahun terakhir. Lebih dari 350 jiwa Palestina telah berguguran akibat serangan sporadis Israel.

Ke mana suara Amerika Serikat yang selama ini menganggap dirinya polisi dunia? Ke mana para aktivis HAM yang selalu berbicara tentang kebebasan? Ke mana para pemimpin negara Arab yang sesungguhnya sangat bertangung jawab atas kemalangan yang menimpa negara tetangganya? PBB diam, begitu juga dengan OKI yang sibuk dengan kebisuannya, tanpa memiliki tindakan yang nyata.

Akhir tahun Masehi yang begitu malang, ketika jutaan manusia di seluruh pelosok dunia sibuk dengan hiruk pikuknya perayaan pergantian tahun. Maka manusia di Palestina sibuk meregang nyawa akibat serangan yang bertubi-tubi dari Israel Laknatullah.

Berangkat dari itu semua maka dari ini kami serukan untuk:
1. Ulurkan bantuan untuk saudara kita di Palestina.
2. Boikot setiap produk-produk Israel.
3. Pemerintah SBY-JK harus mengambil tindakan yang sangat tegas terhadap penyerangan yang dilakuakan Israel, minimal dengan keluar dari PBB dan OKI apabila keberadaan Indonesia di forum itu hanya memandulkan peran-peran politik bebas aktif Indonesia.


Jalan-Jalan

Desember 27, 2008

27 Desember 2008, penulis dengan salah seorang pejuang jalanan yang lain berkesempatan untuk mengikuti pengajian Sabtu yang diadakan oleh PP Pemuda PERSIS Bandung di Masjid Pajagalan, Kota Bandung. Banyak sesuatu di sana. Terutama cinta. Cinta sesama muslim.

Ada tiga pembicara yang mengisi pengajian Sabtu ini yaitu Ustadz Adian Husaini, Kang Latif Awaluddin dan Ustadz Tiar Anwar. Tema kajian kali ini adalah Refleksi Perjuangan M. Natsir.

Masing-masing pembicara memiliki sudut pandang yang sama dalam memandang M. Natsir sebagai seorang tokoh yang memiliki banyak sisi positif baik untuk bangsanya maupun untuk peradaban agamanya. Tanpa bermaksud mengkultuskan beliau, dan juga tidak mengesampingkan peran-peran shalafush shalih dahulunya. Kajian ini bertujuan untuk membangkitkan kembali ghirah para pejuang-pejuang baik tua maupun muda untuk skala bangsa ini.

Penulis mengutip pendapat masing-masing pembicara. Pertama Ustadz Adhian Husaini, beliau me-list beberapa poin penting dari keteladanan seorang M. Natsir. Pertama, Beliau adalah seorang yang haus akan ilmu, selanjutnya beliau seorang yang ikhlas beramal, lalu beliau adalah seorang yang memiliki kepekaan Da’wah yang tinggi. Terakhir, beliau seorang cerminan pemuda yang tangguh kala mudanya dengan bukti beliau seorang aktivis pergerakan menentang penjajahan kala itu.

Ustadz Adhian juga menyampaikan pesan kepada pemuda yang ada supaya mengikuti jejak teladan yang ditinggalkan oleh M. Natsir. Selanjutnya dari Kang Latif Awaludin, dari beliau penulis mendapatkan beberapa poin penting yang dapat kita ketahui tentang seorang M. Natsir. Sebagai berikut, pertama, meluruskan hubungan Islam dan negara, kedua, mengritik nasionalisme sekuler, ketiga, mengawal demokrasi, keempat, memperhatikan HAM, kelima, memperkuat brevolusi Indonesia, keenam, konseptor NKRI, ketujuh, memperjuangkan Islam sebagai dasar negara, kedelapan Islamisasi Pancasila, kesembilan, melawan pengaruh komunisme, kesepuluh, menolak pemerintahan yang otoriter (Soeharto dan Soekarno), kesebelas, menyoroti kebebasan beragama dan Kristenisasi. Terakhir beliau konsen untuk mendayagunkan da’wah dan politik.

Selanjutnya, Ustadz Tiar Anwar meskipun kesempatan yang diberikan kepada beliau relatif sedikit. Beliau mengangkat tentang cara-cara seorang M. Natsir untuk memenangkan pendidikan yaitu dengan menanamkan pemahaman tauhid yang bersandarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Banyak hal-hal luar biasa lainnya yang dimiliki oleh M. Natsir yang mungkin tidak tersampaikan di forum ini. Meskipun terlepas dari sisi humanis yang kadang memang akibat dampak dari beliau sebagai seorang manusia biasa. Seorang M. Natsir adalah salah satu prototype yang setidaknya bisa dijadikan pribadi yang layak dijadikan rujukan dengan nilai-nilai moralnya yang mungkin tidak ditemui di tokoh-tokoh nasional lainnya.

Semoga kekeringan teladan dari bangsa ini mulai bangkit dari pribadi M. Natsir yang insya Allah ke depannya, bangsa kita tak malu lagi merujuk kepada Rasulullah saw, Abu Bakar ra, Umar bin Khatthab ra, Utsman bin Affan ra, Ali bin Abi Thalib dan tokoh-tokoh luar biasa lainnya yang lahir dari peradaban Islam.

Wallahu’alam.