Oleh:
Muhammad Majid Badaruddin

Bismillaah,
Sudah sepatutnya, seluruh puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT, dengan segala kemurahan-Nya, kasih sayang-Nya lah kita dapat diistiqomahkan dalam jalan perjuangan-Nya, shalawat beserta salam, akan terus dibacakan kepada sang pemimpin bersejeraah sepanjang masa, rasulullaah SAW.
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”
(Ash-shaf: 4)
17-18 Maret 2012 memang menjadi hari yang bersejarah bagi KAMMI Komisariat POLBAN, Musyawarah Komisariat XI yang bertempatkan di Mesjid Al-Hikmah Desa Sariwangi, parongpong menjadi saksi bisu terciptanya sejarah awal perjuangan dari kepengurusan komisariat POLBAN yang baru.
Di buka dengan sambutan dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa POLBAN, ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa POLBAN dan dibuka dengan resmi oleh perwakilan KAMMI Daerah Bandung, maka Musyawarah Komisariat pun dimulai. Dengan diawali Stadium General 1, bedah buku “Mengapa Aku Mencintai KAMMI?” yang disampaikan oleh Akh Risma menghangatkan pembukaan Muskom KAMMI POLBAN ini. Dengan semangat yang membara, membuat para peserta pun ikut tergugah dan aktif pada SG 1 ini, ketika pemateri bertanya pada peserta, “Mengapa kalian mencintai KAMMI?”, maka jawaban pun berbeda-beda dan unik, misalkan jawaban dari Ketua Umum yang baru saja demisioner, Akh Fikri Al Abqori, “Karena KAMMI, GUE BANGET!!” atau jawaban dari peserta lainnya seperti “Karena KAMMI bikin HIDUP makin HIDUP!”
Setelah itu, acara kemudian dilanjutkan dengan Sidang Pleno 1 yang dipimpin oleh Presidium Sementara, yaitu Muhammad Majid B dan Akhyar yang kemudian menghasilkan penetapan Agenda acara, Tata Tertib, dan pemilihan Presidium tetap, tapi disamping itu, dimunculkan juga tema dari PKK (Panduan Kerja Komisariat) yaitu “Optimasi pengkaderan untuk ekspansi gerakan menuju POLBAN Islami”. Cukup panjang memang sidang Pleno 1 ini, tetapi Alhamdulillaah, dapat berjalan dengan lancar dengan berbagai pembelajaran yang berharga.
Dari sidang ke sidang terus berjalan, dari sidang Pleno 1, Pleno 2, sidang komisi, Pleno 3, dan kemudian Pleno 4. Dari sidang Pleno 2 hingga akhir, sidang dipimpin oleh presidium tetap; Yayang Nugraha, Rizal Nurrahman Sidiq, dan Rika Yuliati.
Dari seluruh sidang, ada beberapa agenda yang ditunggu-tunggu dan “memanaskan” suasana sidang; pertama, ketika Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan periode 2011-2012, pertanyaan bertubi-tubi dapat dijawab dengan lancar oleh Ketua Umum dan dibantu dengan pengurus lainnya, dan disinilah “panas”nya, ketika pandangan forum tentang penerimaan LPJ ini, ada dua suara, LPJ ini diterima dan ditolak. Tidak ada musyawarah mufakat tentang hal ini, yang kemudian harus dilakukan proses Lobying, dan mendapatkan hasil bahwa LPJ Kepengurusan periode 2011-2012 dapat DITERIMA (Alhamdulillaah ^_^). Kedua, ketika Mekanisme Pemilihan Ketua Umum, memang menjadi hal yang luar biasa, ketika 5 orang ikhwan dan 3 orang akhwat maju untuk menjadi calon Ketua Umum Komisariat POLBAN, tetapi hasil sidang dan penetapan presidium, calon yang dapat terus masuk ke mekanisme selanjutnya, yang berarti lolos dan menjadi calon ketua umum komisariat adalah 5 orang ikhwan:
- Mohamad Galih Perdana (Teknik Kimia 2009)
- Asep Sucipto (Teknik Informatika 2010)
- Angga Safar Sidiq (Teknik Elektro 2010)
- Kurniawan Effendi (Teknik Mesin 2010)
- Muhammad Majid Badaruddin (Teknik Refrigerasi dan Tata Udara 2011)
Mekanisme selanjutnya yaitu menyampaikan Visi dan Misi dari setiap calon ketua umum komisariat POLBAN, sesuai dengan urutan yang telah ditentukan oleh presidium, maka calon pun menyampaikan Visi Misi yang luar biasa.
Setelahnya menyampaikan Visi dan Misi dari tiap calon, kemudian adanya sesi debat calon antara calon ketua umum dengan peserta sidang. Terhitung 10 pertanyaan yang dapat meng-eksplor pemikiran dari tiap calon, yang pada akhirnya pertanyaan demi pertanyaan dapat dengan lancar dijawab oleh seluruh calon ketua umum. Setelah semua pertanyaan dijawab, maka mekanisme selanjutnya adalah pandangan peserta sidang terhadap hasil debat calon dari seluruh calon ketua umum tersebut. Pandangan akhir dilakukan secara musyawarah mufakat, disini pun suasana “memanas”, karena hampir seluruh peserta sidang mengemukakan pendapatnya, tentang siapa yang layak menjadi ketua umum komisariat POLBAN periode 2012-2013. “Memang hal yang sulit untuk memilih seorang pemimpin dari calon yang ada, mereka semua memiliki keunggulan dan kekurangan yang berbeda, dari yang paling tua misalkan akh Galih atau yang paling muda akh Majid”, kata seorang ikhwan yang kebetulan sebagai peserta sidang.
Musyawarah pun selesai, tibalah pengumuman dan pemutusan oleh presidium sidang, siapakah yang akan memimpin komisariat POLBAN periode 2012-2013. Bagi para calon ketua umum, saat-saat seperti inilah ketika waktu serasa berhenti. Lama. Tegang. Yang pada akhirnya,(Bismillaah, Allah merahmati kita semua), terpilihlah akh Kurniawan Effendi sebagai Ketua Umum Komisariat POLBAN periode 2012-2013. (ALLAAHUAKBAR!!)
Selamat kepada akh Kurniawan Effendi, semoga Allah menguatkan pundakmu atas amanah berat ini, tapi tak perlu khawatir, masih banyak saudara lain yang akan ikut memikul amanah ini. Sebuah doa bersama untuk kepengurusan yang sekarang dan kedepannya, semoga kita tetap diistiqomahkan, dan mewujudkan mimpi bersama, peradaban islam di sebuah kampus besar bernamakan Politeknik Negeri Bandung. Memang kita adalah orang-orang kecil… TAPI!! Tapi kitalah yang dinamakan ROHILAH itu..!! orang-orang kecil yang dapat memikul beban berat!! Iya, beban berat!!
Jika ada, 1000 orang yang berjihad di jalan Allah, maka salah satunya adalah AKU!
Jika ada, 100 orang yang berjihad di jalan Allah, maka salah satunya adalah AKU!
Jika ada, 10 orang yang berjihad di jalan Allah, maka salah satunya adalah AKU!
Jika hanya ada, 1 orang yang berjihad di jalan Allah, maka itulah AKU!
Dan jika tidak ada lagi, orang yang berjihad di jalan Allah, maka saksikanlah, bahwa AKU telah syadid!!
Allahuakbar!!
“…Jika tidak ada yang bertanggungjawab, biarlah aku yang menanggungnya, sebagian atau seluruhnya”
(Rahmat Abdullah)
Wallaahu’alam bishShowab…